News Update :
Home » , » Tehnik Mewarnai Dengan Pensil Warna

Tehnik Mewarnai Dengan Pensil Warna

Penulis : Erwan Efendi on Friday, May 17, 2013 | 11:38 PM

Advertisement
Salah satu keengganan dalam menggunakan pensil warna yaitu adanya anggapan bahwa pensil warna sangat lambat mewarnai bidang gambar yang besar. Sebenarnya masalah ini dapat diatasi dengan mengubah cara memegang pensil. Cara memegang pensil sangat mempengaruhi hasil mewarnai gambar. Gunakan salah satu cara berikut ini untuk menghasilkan efek yang diinginkan

  • Memegang pensil warna seperti memegang pensil atau pena
Cara ini sangat baik untuk membuat garis dan mewarnai bidang gambar yang kecil dan rinci Hasil mewarnai gambar dengan cara ini rapi dan presisi. Namun cara ini akan menyebabkan jari jemari cepat Ielah bila digunakan mewarnai bidang gambar yang besar

  • Memegang pensil warna seperti memegang pisau
Cara ini lebih ergonomis untuk mewarnai bidang gambar yang besar. Tenaga yang dihasilkan dan cara memegang pensil seperti ini jauh lebih besar dari pada cara sebelumnya. Dengan cara memegang seperti pisau. Tangan tidak lekas Ielah saat mewarnai bidang gambar yang besar. Hasil mewarnai gambar dengan cara ini juga Iebih merata.

  • Memegang pensil warna seperti memegang sekop
Cara ini digunakan apabila pensil warna sudah pendek, sementara bidang gambar yang hendak diwarnai besar Memoleskan pensil warna dengan hambatan bantalan punggung tangan dapat mengurangi tekanan pensil pada kertas. sehingga warna yang dipoleskan lebih tipis namun tetap merata.



Tips:

  1. Gunakan kertas karton tebal atau kertas koran untuk mengalas kertas gambar. Kertas alas membuat hasil mewarnai Iebih cepat merata. Semakin empuk alas gambar, semakin mudah, halus dan merata hasil mewarnai.
  2. Letakkan sisi luar jari telunjuk di luar garis batas sebuah gambar. Gunakan sisi luar jari sebagai pembatas gerakan pensil saat mewarnai gambar. Geser Jari searah gerakan pensil mewarnai. Berkat bantuan jari telunjuk. Coretan pensil tidak akan melewati garis batas gambar saat diwarnai.
  3. Timpa sebuah warna dominan dengan warna lainnya untuk menghasilkan efek warna yang eksotis. Perhatikan warna rumput pada gambar rumah di atas. Warna dominan hijau ditimpa dengan warna merah dan ungu sebagai aksen rumput.

Share this article :
Comments
0 Comments

Terkini

 
Contact Us | Privacy policy
Copyright © 2011. Art Images . All Rights Reserved.
Support by creating website | Powered by Blogger